Senin, 07 Desember 2020

SPEAKER ( Pengertian,Penemu, Sejarah Singkat, Jenis-jenis Speaker, beserta Gambar)

Speaker adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio(suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput.
Transduser adalah sebuah alat yang mengubah satu bentuk daya menjadi bentuk daya lainnya untuk berbagai tujuan termasuk pengubahan ukuran atau informasi (misalnya, sensor tekanan). Transduser bisa berupa peralatan listrik, elektronik, elektromekanik, elektromagnetik, fotonik, atau fotovoltaik. Dalam pengertian yang lebih luas, transduser kadang-kadang juga didefinisikan sebagai suatu peralatan yang mengubah suatu bentuk sinyal menjadi bentuk sinyal lainnya.
Speaker merupakan salah satu peralatan output komputer yang memiliki bentuk seperti kotak ataupun bulat dengan kemasan unik yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan dari komputer yang berupa suara. Agar speaker dapat berfungsi diperlukan hardware berupa sound card (pemroses audio/sound). Speaker memiliki bentuk, fitur, dan ukuran yang beraneka ragam. Saat ini speaker merupakan piranti tambahan yang hampir tidak dapat dipisahkan dengan komputer. Dalam setiap sistem penghasil suara, penentuan kualitas suara terbaik tergantung dari speaker. Rekaman yang terbaik, dikodekan ke dalam alamat penyimpanan yang berkualitas tinggi, dan dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap saja hasil suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker berkualitas rendah. Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyal elektronik menyimpannya dalam CD, tapes, dan DVD, lalu mengembalikannya lagi ke dalam bentuk suara aktual yang dapat kita dengar. Speaker adalah sebuah teknologi menabjubkan yang memberikan dampak yang sangat besar terhadap budaya.

Sejarah dan Perkembangan Speaker
Pada tahun 1898, Horace short mengumumkan sebuah design speaker yang menggunakan kompresor udara yang kemudian menjualnya pada Charles Parsons. Kemudian mendapatkan beberapa tambahan hak paten di Inggris sebelum 1910. Pada tahun 1924 Dr. Walter H. Schottky menemukan pita loudspeaker pertama. Untuk pertama kalinya speaker menggunakan electromagnet sehingga suara yang dihasilkan sangat keras. Namun pada waktu itu speaker yang menggunakan magnetbjarang sekali digunakan ini dikarenakan harganya yang sangat mahal. Lilitan dari sebuah electromagnet disebut bidang lilitan atau dasar lilitan yang disambungan melalui kedua pasang energized ke driver. Belokan ini biasa disediakan pada sebuah dual role dan juga berperan sebagai filter listrik dari amplifier loudspeaker yang terhubung dengan listrik. reaksi Ac telah dilemahkan oleh lilitan penghambat listrik. tetapi frekuensi Ac cenderung memodulasi sinyal audio yang dikirim ke lilitan suara sehingga terdengar dengungan yang berkekuatan besar dari sebuah audio device. Sudah jelas fugsi dari speaker yakni untuk memproduksi gelombang suara, namun setiap jenis dan merk speaker khususnya untuk car audio mulai dari tweeter, midrange, midbass hingga subwoofer, masing-masing mempunyai fungsi dan tugas yang berbeda dalam hal memproduksi suara.

Penemu Speaker

 









Peter L. Jensen
Ia lahir di Denmark 1886, dan meninggal 26 Oktober 1961 pada usia 75 th. Pendidikannya disekolah tinggi Denmark, dan lulus pada tahun 1902.

               Dia mulai bekerja sebagai magang di laboratorium Valdemar Poulsen, penemu rekaman magnetik dan Sistem Poulsen dari Radio pada tahun 1903. Menjadi asisten Poulsen pada tahun 1905 dan dikirim ke Amerika Serikat untuk membantu dalam memperkenalkan Radio Poulsen Arc Sistem pada tahun 1909. Dia bekerja sebagai insinyur oleh Federal Telegraph Company di California, yang membeli hak paten Poulsen, sampai November 1910.
Ia mendirikan Komersial Wireless dan Development Co, bersama-sama dengan Edwin S. Pridham dan Richard O'Conner, pada tahun 1911 di Napa, California. Jensen dan Pridham pindah dari Napa pada tahun 1916, dan mengubah nama perusahaan pada tahun 1917 dengan Magnavox Company. Jensen dipekerjakan sebagai chief engineer sampai 1925.

Jenis-Jenis speaker
Berdasarkan frekuensi yang dihasilkan, speaker dapat dibagi menjadi :
  • Speaker Tweeter, yaitu speaker yang menghasilkan frekuensi tinggi ( sekitar 2kHz – 20kHz)
  • Speaker Mld-range, yaitu speaker yang menghasilkan frekuensi menengah (sekitar 300Hz – 5kHz)
  • Speaker Woofer, yaitu speaker yang menghasilkan frekuensi rendah yaitu ( sekitar 40Hz – 1kHz)
  • Speaker sub-woofer, yaitu speaker yang menghasilkan frekuensi sangat rendah yaitu sekitar 20Hz – 200Hz.
  • Speaker Full Range, yaitu speaker yang dapat menghasilkan frekuensi rendah hingga frekuensi tinggi.

Berdasarkan fungsi dan bentuknya, speaker juga dapat dibedakan menjadi :
1.      Speaker Corong
2.      Speaker Hi-Fi
3.      Speaker Handphone
4.      Headphone
5.      Speaker Televisi
6.      Speaker Sound System ( Home Theather)
7.      Earphone
8.      Speaker laptop

Pengertian Speaker Aktif dan Speaker Pasif
Speaker yang digunakan untuk sound system entertainment pada umumnya dapat dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu speaker aktif dan pasif. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai kedua jenis peaker ini.
1.      Speaker Pasif( passive speaker)
Speaker pasif adalah speaker yang tidak memiliki amplifier ( penguat suara) didalamnya. Jadi speaker pasif memerlukan amplifier tambahan untuk dapat menggerakkannya. Level sinyal harus dikuatkan terlebih dahulu agar dapat menggerakkan speaker pasif. Sebagian besar speaker yang kita temui adalah speaker pasif.
2.      Speaker Aktif( Active Speaker)
Speaker aktif adalah speaker yang memiliki amplifier (penguat suara) didalamnya. Speaker aktif memerlukan kabel listrik tambahan untuk menghidupkan amplifier yang terdapat didalamnya.

Gambar Speakers

Rabu, 02 Desember 2020

Sejarah dan Perkembangan Mouse Komputer



Siapa yang tidak mengenal mouse (tetikus)? Alat yang satu ini adalah salah satu hal
terpenting dari sebuah komputer ataupun laptop. Mouse komputer juga dapat mengatur
pergerakan kursor secara cepat, selain itu juga untuk memberikan suatu perintah dengan 
hanya menekan tombol pada mouse komputer. Dengan kemudahannya tersebut, tidak 
terlepas dari sosok penemunya sendiri. Simak ulasannya berikut ini.

Mouse (tetikus) pertama kali dibuat pada tahun 1963 oleh Douglas Engelbart berbahan 
kayu dengan satu tombol. Dr. Douglas C. Engelbart lahir di Portland, Oregon, 30 Januari 1925 
umur 87 tahun adalah seorang pionir di bidang interaksi antarmuka komputer yang 
mengembangkan konsep hiperteks serta menemukan Mouse (Tetikus) komputer. 
Engelbart menyelesaikan studi S1 di bidang teknik elektro di Oregon State University pada 
tahun 1948, program master dari UC Berkeley pada tahun 1953, dan Ph.D. dari UC Berkeley 
pada tahun 1955.

Dr. Douglas C. Engelbart

Mouse komputer pada tahun 1963 namun banyak juga yang mengatakan bahwa mouse 
sudah ditemukan ketika tahun 1957. Douglas merupakan seorang peneliti yang berasal 
dari Stanford Research institute. Lantas mengapa dinamakan 'mouse' komputer? itu 
dikarenakan ketika pertama kali menemukan mouse komputer, kabelnya sangat mirip 
dengan buntut atau ekor tikus yang panjang dan juga kecil, selain itu juga bentuknya 
juga menyerupai hewan pengerat tikus. Pada awalnya, laboratorium khusus bernama 
Augmentation Research Center (ARC) didirikan oleh Douglas Engelbart di tempat 
penelitiannya Stanford Research institute. Ide mengenai mouse komputer pertama kali 
muncul di otak Douglas saat ia hadir dalam konferensi Komputer Grafis. Saat itu kursor 
yang ada di layar komputer dianggap sebagai 'bug' sehingga bagaimana bisa 'bug' tersebut 
bisa dimanfaatkan.

Eksperimen terus dilakukan oleh Douglas dengan melakukan berbagai macam uji coba 
dengan menggunakan benda-benda yang awalnya berbahan dasar kayu dan hanya terdapat 
satu tombol namun belum sempurna kemudian di model selanjutnya, benda hasil 
eksperimennya sudah dilengkapi dengan tiga tombol dimana besi sebagai bahan dasrnya 
dan roda penggerak yang menggunakan alumunium. Akhirnya Mouse komputer temuan 
Doglas Engelbart berhasil diciptakan namun bentuknya masih mirip kotak dimana kabel 
panjang terhubung di belakang kotak tersebut, namun pada akhirnya kabel tersebut berada 
di depan mouse, ini merupakan model mouse komputer yang sekarang banyak digunakan. 
Perlu diketahui penamaan 'mouse' bukanlah Douglas Engelbart yang memberikannya 
tetapi para peneliti-peneliti di tempat Douglas engelbart bekerja.

Paten pun kemudian diajukan oleh Douglas engelbart atas benda temuannya ini pada 
tahun 1967, sekaligus ia mendemonstrasikan benda temuannya ini kepada publik dan 
memberikan nama benda temuannya ini dengan nama X-Y Poosition Indicator sampai 
pada akhirnya terkenal hingga saat ini. Benda hasil temuannya ini kemudian berhasil 
menarik orang-orang yang biasa disebut “the mother of all demos” dari Silicon valley. 
Kemudian pada akhirnya Xerox Palo Alto Research Center berhasil menyempurnakan 
mouse komputer temuan Douglas Engelbart yang kemudian penggunaanya secara komersil 
diubah oleh Apple dan juga Microsoft. Atas Jasa Dougolas Engelbart dalam dunia 
komputer kemudian ia dianugerahi penghargaan yaitu the National Medal of Technology yang 
diberikan oleh Presiden Bill Clinton.

Tetikus bekerja dengan menangkap gerakan menggunakan bola yang menyentuh permukaan 
keras dan rata. Tetikus yang lebih modern sudah tidak menggunakan bola lagi, tetapi 
menggunakan sinar optis untuk mendeteksi gerakan. Selain itu, ada pula yang sudah 
menggunakan teknologi nirkabel, baik yang berbasis radio, sinar inframerah, maupun 
bluetooth. Saat ini, teknologi terbaru sudah memungkinkan tetikus memakai sistem 
laser sehingga resolusinya dapat mencapai 2.000 titik per inci, bahkan ada yang bisa 
mencapai 4.800 titik per inci. Biasanya tetikus model ini diperuntukkan bagi penggemar 
permainan video.

Berikut ini bentuk-bentuk mouse komputer dari masa ke masa.
1. 1952 : Royal Canadian Navy memperkenalkan sebuah sistem penunjuk menggunakan 
trackball.

2. 1968 : Douglas Engelbart membuat mouse pertama yang terbuat dari kotak kayu dan 
2 roda besi. Diperkenalkan pertamakali di sebuah konferensi di San Francisco.


3. 1972 : Bill English memperkenalkan sebuah sistem baru penunjuk menggunakan sebuah 
"ball mouse".


4. 1981 : Richard Lyon dan Steve Kirsch membuat sebuah mouse yang menggunakan 
cahaya LED untuk megarahkan kursor.


5. 1983 : Microsoft membuat mouse pertama-nya dengan nama "Green Eyed"


6. 1991 : Logitech membuat "MouseMan" dan ini adalah mouse nirkabel dengan 
menggunakan teknologi RF.


7. 1995 : Mouse menggunakan terobosan baru yaitu scroll whell. Pada tahun ini Apple 
juga memperkenalkan multibutton "Mighty Mouse".


8. 2006 : Logitech dan Gyration merilis desain dari "air mouse"


9. 2008 : Microsoft memperkenalkan teknologi BlueTrack.


10. Sekarang : Mouse dengan teknologi laser 3,5G - 5600 dpi (Gamers Only).

Rabu, 11 November 2020

Pemograman dengan menggunakan if else

 Assalamualaikum wr.wb

Halo teman- teaman, disini saya akan membuat program c#  dengan menggunakan if else. 

Input














Output